Postingan

Pengukuran Blok Cylinder

Gambar
Cylinder Bore Gauge (atau Cylinder Gauge)adalah alat ukur yang juga menggunakan dial gauge. Cylinder gauge sering digunakan untuk mengukur diameter silinder dan komponen lainnya secara teliti. Pada ujungnya terdapat dial gauge dan pada sisi lainnya terdapat measuring point. Measuring point ini dapat bergerak bebas, dan jumlah gerakannya ditunjukkan oleh dial gauge. Jarak antara measuring point dan replacement rod adalah sama dengan diameter benda yang diukur. #Peringatan Penting: 1. Dial gauge harus dipasang pada tangkainya dalam posisi sejajar atau tegak lurus dengan measuring point. Spindle dimasukkan ke dalam batangnya kira-kira setengah dari langkahnya. 2. Periksalah bahwa pointer dari dial gauge bergerak bila measuring point ditekan. 3. Pilihlah replacement rod dan washer yang ukurannya sesuai dengan diameter benda yang akan diukur.

Materi Mig/Mag

  Komponen utama mesin las MIG/MAG adalah   Sumber Daya (Power Source), Pengumpan Kawat (Wire Feeder), Pistol Las (Torch), Gas Pelindung, Tabung Gas, dan Kabel Las & Kabel Massa (Ground Cable) .   Komponen-komponen ini bekerja sama untuk menghasilkan busur listrik yang melelehkan kawat las dan logam dasar, lalu menciptakan sambungan yang kuat.   Komponen-komponen Utama Sumber Daya (Power Source) Menyediakan arus listrik yang diperlukan untuk menciptakan busur pengelasan.   Mengontrol berbagai variabel penting dalam proses pengelasan.   Pengumpan Kawat (Wire Feeder) Memasukkan kawat las dari gulungan melalui pistol las.   Mengontrol aliran gas pelindung.   Pistol Las (Torch) Mengarahakan kawat las dan gas pelindung ke area pengelasan.   Memiliki komponen penting seperti ujung kontak, nosel gas, dan saluran masuk pengumpan kawat.   Gas Pelindung MIG : (Metal Inert Gas) menggunakan gas inert (tidak reaktif) seperti argon atau hel...

Kerja Bangku

Gambar
Kerja bangku adalah   teknik dasar pekerjaan mekanik yang dilakukan secara manual menggunakan alat tangan di atas meja kerja (bangku) untuk membentuk dan memanipulasi benda kerja, meliputi aktivitas seperti mengikir, menggergaji, mengebor, mengetap, dan menyenai, dengan tujuan melatih keterampilan dasar, ketelitian, dan kedisiplinan kerja .   Pengertian dan Tujuan Kerja Bangku Definisi:   Kerja bangku adalah proses pembuatan benda kerja secara manual dengan alat-alat tangan di atas meja kerja atau bangku kerja.   Tujuan: Melatih keterampilan dasar dalam memproses material logam.   Mengembangkan ketelitian dan kehalusan dalam hasil kerja.   Membangun kedisiplinan, kerja sama tim, dan kesadaran keselamatan kerja.   Menjadi fondasi untuk memahami proses manufaktur yang lebih kompleks.   Jenis Aktivitas Kerja Bangku Berikut adalah beberapa aktivitas utama dalam kerja bangku:   Mengikir (Filing):   Mengikis permukaan benda kerja menggunakan k...

Jangka Sorong

Gambar
Jangka Sorong  adalah suatu alat ukur yang mempunyai ketelitian tinggi hingga seperseratus mm dan digunakan untuk mengukur satuan Panjang, diameter dan kedalaman. Biasanya penggunaan Jangka Sorong dan ini dilakukan di manufaktur atau industri permesinan seperti mesin bubut, CNC, skrap, industri otomotif dan juga industri elektronik. Jangka sorong mempunyai skala nonius yang bervariasi, mulai dari skala 0,01, 0,02, 0,05 dan beberapa skala lainnya. Selain itu Alat ukur ini juga mempunyai beberapa model atau tipe seperti Jangka Sorong Analog, Digital dan manual. Berikut ini penjelasan mengenai bagian bagian Jangka Sorong. Bagian Bagian Jangka Sorong: Daftar Isi Skrup Pengunci (Locking Screw). Berfungsi sebagai pengunci hasil pengukuran, sehingga hasil pengukuran tidak akan berubah ketika dipegang sehingga hasil tetap akurat Rahang Luar (Externnal Jaws). Untuk mengukur satuan Panjang, diameter luar sebuah silinder atau untuk mengukur ketebalan bentuk dimensi lainnya. Rahang D...

Posisi Pengelasan Pipa dan Pelat

Gambar
Posisi pengelasan Pipa dan Pelat  – Posisi Pengelasan adalah jenis atau posisi sambungan yang akan dilakukan pengelasan, posisi pengelasan ini dilakukan berdasarkan material atau produk yang akan dilas. Dalam teknologi pengelasan, semua itu ada pengkodeannya berdasarkan jenis sambungan. Jenis posisi pengelasan ini ditentukan dari letak material dan posisi material juga, yaitu Flat (datar) atau dibawah tangan, Horizontal, Vertikal dan di atas Kepala, berikut penjelasannya: Posisi Down Hand (Di bawah Tangan) Pada posisi ini material berada dibawah tangan, merupakan posisi pengelasan yang paling mudah. Untuk kodenya adalah nomor 1, seperti 1F dan 1G. Posisi Horizontal Posisi horizontal pada material pelat dengan sambungan kampuh V material berada di depan juru las, pada pipa meterialnya arah vertikal atau tegak sehingga sambungannya horizontal. Untuk kodenya yaitu angka 2, seperti posisi 2F dan 2G. Posisi Vertikal (Vertical) Merupakan posisi pengelasan tegak, jenis posisi pengelasan i...